16 Januari, 2008

A

Afonso d’Albuquerque
adalah seorang Portugis yang berhasil menguasai Malaka pada 1511 dengan harapan dapat merampas dan menguasai seluruh perdagangan rempah-rempah di Nusantara. Portugis menemukan suatu kenyataan bahwa Malaka bukanlah produsen dari semua komoditi ekspor yang dicari-cari oleh para pedagang Barat. Malaka hanya pusat perdagangan yang tidak menghasilkan apa-apa. Menyadari hal itu, Afonso mengirim kapal-kapal Portugis belayar ke arah timur Nusantara, menuju Maluku untuk memperoleh rempah-rempah langsung dari sumbernya. Akibat kedatangan Afonso ke Malaka, maka pedagang Islam menyebar ke seluruh pelabuhan di pesisir utara Jawa, dan daerah-daerah lainnya di Nusantara, menghindar dari Malaka. Mereka tidak menyukai sikap Portugis yang tidak hanya berdagang, tapi juga memaksa mereka untuk beralih agama mengikuti agama Kristen.

Albert Einstein
Einstein lahir tahun 1879, di kota Ulm, Jerman. Dia memasuki perguruan tinggi di Swiss dan menjadi warganegara Swiss tahun 1900. Di tahun 1905 dia mendapat gelar Doktor dari Universitas Zurich tetapi (anehnya) tak bisa meraih posisi akademis pada saat itu. Di tahun itu pula dia menerbitkan kertas kerja perihal "relatif khusus," perihal efek foto elektrik, dan tentang teori gerak Brown. Hanya dalam beberapa tahun saja kertas-kertas kerja ini, terutama yang menyangkut relativitas, telah mengangkatnya menjadi salah seorang ilmuwan paling cemerlang dan paling orisinal di dunia. Teori-teorinya sangat kontroversial. Tak ada ilmuwan dunia kecuali Darwin yang pernah menciptakan situasi kontroversial seperti Einstein. Akibat itu, di tahun 1913 dia diangkat sebagai mahaguru di Universitas Berlin dan pada saat berbarengan menjadi Direktur Lembaga Fisika "Kaisar Wilhelm" serta menjadi anggota Akademi Ilmu Pengetahuan Prusia. Jabatan-jabatan ini tidak mengikatnya untuk sebebas-bebasnya mengabdikan sepenuh waktu melakukan penyelidikan-penyelidikan, kapan saja dia suka.
Pemerintah Jerman tidak menyesal menyiram Einstein dengan sebarisan panjang kedudukan yang istimewa itu karena persis dua tahun kemudian Einstein berhasil merumuskan "teori umum relativitas," dan tahun 1921 dia memperoleh Hadiah Nobel. Sepanjang paruhan terakhir dari kehidupannya, Einstein menjadi buah bibir dunia, dan hampir dapat dipastikan dialah ilmuwan yang masyhur yang pernah lahir ke dunia.
Karena Einstein seorang Yahudi, kehidupannya di Jerman menjadi tak aman begitu Hitler naik berkuasa. Di tahun 1933 dia hijrah ke Princeton, New Jersey, Amerika Serikat, bekerja di Lembaga Studi Lanjutan Tinggi dan di tahun 1940 menjadi warga negara Amerika Serikat. Perkawinan pertama Einstein berujung dengan perceraian, hanya perkawinannya yang kedua tampaknya baru bahagia. Punya dua anak, keduanya laki-laki. Einstein meninggal dunia tahun 1955 di Princeton.

B

Bank Negara Indonesia
Bank negara pertama Republik Indonesia, dibentuk pada 5 Juli 1946 sebagai penjelmaan Jajasan Poesat Bank Indonesia yang melebur ke dalamnya. Pada tanggal 17 Agustus 1946 BNI diresmikan oleh Wakil Presiden Moh Hatta bertempat di eks Gedung De Javache Bank di Yogyakarta. Dalam undang-undang pembentukannya, BNI dinyatakan sebagai bank sentral RI, meskipun dalam kenyataannya fungsi tersebut tidak berjalan. BNI lebih banyak bergerak ke bidang perkreditan komersial dan bertindak sebagai bank umum.

Bank Indonesia
Bank sentral Republik Indonesia, setelah menasionalisasi De Javasche Bank pada Desember 1951, September 1952 pemerintah mengajukan rancangan undang-undang pokok Bank Indonesia kepada parlemen, dan disetujui oleh parlemen pada 10 April 1953, serta disahkan oleh Presiden pada 29 Mei 1953 sebagai UU No. 11 Tahun 1953 tentang Pokok Bank Indonesia. Undang-undang Pokok Bank Indonesia 1953 berlaku pada tanggal 1 Juli 1953. Sejak saat itu, 1 Juli 1953 dinyatakan bahwa Bank Indonesia dibentuk sebagai bank sentral menggantikan De Javasche Bank.

Bank of England
Adalah bank senral tertua di dunia. Mulanya bank itu didirikan pada 1694 sebagai bank swasta biasa lalu berkembang dan secara formal bertindak sebagai bank sirkulasi. Pada saat itu bank ditunjuk untuk memberi uang muka kepada pemerintah dengan imbalan hak menerbitkan uang kertas bank melalui undang-undang. 79 tahun kemudian, tepatnya pada 1773 setelah melakukan reorganisasi Bank of England menjadi the bankers bank. Dan 81 tahun kemudian, tepatnya 1854 Bank of England telah melaksanakan kegiatan kliring (transaksi pertukaran warkat) antar bank. Hingga 1946, Bank of England masih dimilki oleh swasta dan masih menjalankan kegiatan komersial, layaknya bank umum lainnya, sebelum sepenuhnya berperan sebagai Bank Sentral.
Bank van Leening
Bank pertama di Hinida Belanda. Pada Agustus 1746, dibentuk suatu Dewan Perdagangan untuk menangani berbagai hal, antara lain menyelesaikan kesepakatan dalam perdagangan pihak swasta yang perlu segera ditangani. Dalam dewan ini duduk tujuh orang yang diserahi sebagai penguasa dari Bank van Leening. Pada 20 Agustus, Bank van Leening didirikan di Batavia. Pada 2 Juni 1752, Untuk mengatasi kesulitan Bank van Leening, dalam rapat dewan diputuskan bahwa berdasarkan pasal 1 dari peraturan Bank van Leening ini akan meningkatkan status bank menjadi Bank Wesel, maka direncanakan untuk mendirikan suatu lembaga baru yaitu Bank Courant / 1 September, Bank Courant didirikan / 5 September, dilakukan penggabungan Bank Courant dengan Bank van Leening sehingga menjadi De Bankcourant en Bank van Leening. Pada 1790 terungkap adanya kekurangan uang dalam kas bank sebesar 63.000 Ringgit, sehingga Pemerintah VOC menilai bahwa hal itu tidak dapat dibiarkan. 5 April 1794 Bankcourant en Bank van Leening dinyatakan ditutup. Pihak VOC mengambil alih dan mengumumkan bahwa kertas bank akan ditukar dalam waktu dua bulan.
Batavia
Sekarang menjadi Jakarta. Pada Maret 1619, VOC dibawah pimpinan Gubernur Jenderal Jaan Pieterszoon Coen merebut Jayakarta dari tangan Pangeran Wijayakrama dan mengukuhkan kedudukannya setelah membumi hanguskan kota dengan membangun kota Batavia di atas puing-puing reruntuhan Jayakarta. Nama Batavia digunakan untuk mengenang Uni Propinsi-Propinsi Nederland Merdeka, yaitu Republik Bataaf, yang melawan penjajahan Spanyol.
Bataafsche Republik
Setelah VOC bubar, segala hak dan kewajibannya diambil alih oleh pemerintahan Bataafsche Republik yang pada saat itu berkuasa atas wilayah Hindia Timur. Bataafsche Republik di bentuk pada 1795 menggantikan bentuk Staaten Generaal dibawah pimpinan raja Willem V. Akibat pengaruh Revolusi Perancis, para patriot Belanda yang menginginkan suatu negara kesatuan, mendesak raja Willem V hingga melarikan diri ke Inggris. Sejak saat itu berdirilah Bataafsche Republik. Pada tahun 1807 Republik Bataafsche dihapuskan oleh Kaisar Napoleon Bonaparte dan diganti bentuknya menjadi Kerajaan Holland di bawah pemerintahan raja Louis Napoleon Bonaparte. Akibat perubahan itu, wilayah Hindia Timur (Indonesia) menjadi daerah jajahan kerajaan Holland.
Betawi
Merupakan sebutan lain untuk kota Jakarta dan sekaligus sebutan untuk masyarakat pribumi yang berdiam di Jakarta Asal – usul penyebutan nama Betawi ini ada beberapa versi. Versi pertama menyebutkan bahwa nama Betawi berasal dari pelesetan nama Batavia. Nama Batavia berasal dari nama yang diberikan oleh J.P Coen untuk kota yang harus dibangunnya pada awal kekuasaan VOC di Jakarta. Kota Batavia yang dibangun Coen itu sekarang disebut Kota atau Kota lama Jakarta. Karena asing bagi masyarakat pribumi dengan kata Batavia, maka sering dibaca dengan Betawi. Versi kedua menyebutkan bahwa nama Betawi mempunyai sastra lisan yang berawal dari peristiwa sejarah yang bermula dari penyerangan Sultan Agung (Mataram) ke Kota berbenteng , Batavia. Karena dikepung berhari – hari dan sudah kehabisan amunisi, maka anak buah (serdadu) J.P. Coen terpaksa membuat peluru meriam dari kotoran manusia Kotoran manusia yang ditembakkan kepasukan Mataram itu mendatangkan bau yang tidak sedap, secara spontan pasukan Mataram yang umumnya adalah orang Jawa berteriak menyebut mambu tai….., mambu tai. Kemudian dalam percakapan sehari – hari sering disebut Kota Batavia dengan kota bau tai dan selanjutnya berubah dengan sebutan Betawi.

Banten
Kejayaan Banten mulai dirajut sejak pusat Kerajaan Banten dipindah dari Banten Girang ke kawasan pesisir pantai utara sekitar tahun 1527. Sultan pertama Banten, Maulana Hasanudin, memerintah tahun 1527-1570. Selama memerintah, Sultan Hasanudin memprioritaskan perluasan wilayah perdagangan dan pembangunan sistem keamanan kota. Setelah Sultan Hasanudin wafat tahun 1570, pembangunan kota Banten dilanjutkan oleh Sultan Maulana Yusuf. Selain perdagangan, sektor pertanian di daerah pantai utara Banten pun mulai dikembangkan.
Pada masa pemerintahan Maulana Yusuf perekonomian di Banten maju pesat. Pelabuhan Banten menjadi bandar besar sekaligus pusat perdagangan internasional, menggantikan Selat Malaka yang jatuh ke tangan Portugis pada awal abad XVI. Pedagang-pedagang dari sejumlah negara di Asia dan Eropa yang enggan berhubungan dengan Portugis memilih melanjutkan perjalanan hingga Bandar Banten.
Bandar Banten semakin ramai disinggahi pedagang Melayu, Benggala, Gujarat, Persia, Turki, Arab, China, Belanda, Inggris, dan Perancis. Kota Banten semakin ramai setelah tumbuh beberapa pasar di sekitar keraton dan pelabuhan.
Pasar pada sisi timur kota (sekarang dekat Pelabuhan Karangantu) biasa digunakan sebagai tempat transaksi pedagang dari berbagai bangsa. Pedagang dari China biasa menjual berbagai macam kain, seperti sutra, beludru, satin, dan benang emas. Mereka juga menjual perkakas rumah tangga, seperti bejana, panci, piring, mangkuk, sendok, dan gelas dari keramik.
Pedagang dari Gujarat menjual berbagai macam produk tekstil. Pedagang asal Persia menjual bebatuan untuk perhiasan. Sementara pedagang asal Eropa datang untuk membeli hasil bumi, terutama lada yang berasal dari Banten dan Lampung. Pusat perdagangan lada berada di sebelah barat laut keraton—yang kini disebut sebagai daerah Pamarican.
Kejayaan Kerajaan Banten mulai terusik setelah pemerintah Hindia Belanda yang diwakili Gubernur Jenderal Herman Willem Daendels masuk ke Banten melalui Anyer awal Januari 1808. Penolakan rakyat atas datangnya Daendels menimbulkan beberapa pemberontakan rakyat, seperti yang dilakukan sekelompok warga yang menamakan diri bajak laut.
Perlawanan juga datang dari Sultan Abunasar Muhammad Ishak Zainul Muttaqin, Sultan Banten kala itu. Sultan tetap tidak mau menerima Daendels dan menolak perintah mengirimkan tenaga kerja untuk membangun pelabuhan di Ujung Kulon. Sultan juga tak mau diangkat menjadi pegawai pemerintah Hindia Belanda, seperti para sultan dan bupati lain di Jawa. Puncaknya, utusan Daendels yang bernama Philip Pieter Du Puy dibunuh saat mendatangi keraton pada 21 November 1808. Perlakuan itu dibalas penyerangan oleh pasukan Daendels pada hari yang sama. Istana dikuasai dan Sultan dibuang ke Ambon.
Untuk mengisi kekosongan kepemimpinan, Daendels mengangkat Sultan Aliyudin II sebagai Sultan Banten yang harus tunduk pada semua perintahnya. Namun, karena pemberontakan rakyat terus terjadi, Sultan Aliyudin II pun ditangkap dan dipenjara di Batavia. Keraton Surosowan dibakar dan dihancurkan sehingga pusat pemerintahan selanjutnya dipindah ke Keraton Kaibon di sisi selatan Surosowan.
Sejak saat itu kota Banten benar-benar mati. Pusat pemerintahan dan kegiatan warga pun dipindah ke Serang (lahan persawahan di selatan Banten) pada masa pemerintahan Gubernur Jenderal Thomas Stamford Raffles tahun 1813. Pada tahun itu pula Raffles membangun kantor Residen Banten—yang kini menjadi Pendapa Gubernur Banten.

C

Cornelis de Houtman
adalah pemimpin armada Belanda, dengan terdiri dari empat kapal, yang untuk pertama kali tiba di pantai Banten pada 1596. Pelayaran armada pertama itu berangkat pada 1595, mengalami kesulitan dan penderitaan karena belum berpengalaman, sehingga membutuhkan waktu empat belas bulan untuk mencapai Banten. Mulanya mereka disambut dengan baik oleh penguasa Banten, tapi lambat laun karena ketamakan mereka untuk memperoleh rempah-rempah, timbul ketegangan antara bangsa Belanda dan pengusa Banten. Mereka kemudian meninggalkan pelabuhan Banten dengan menembaki kota tersebut. Akibat tindakan kasarnya itu, armada pimpinan de Houtman tersebut mempunyai reputasi yang buruk dan banyak ditolak kehadirannya di wilayah-wilayah lainnya.

Columbus
Dilahirkan di Genoa, Itali, tahun 1451. Tatkala berangkat dewasa, dia menjadi nakhoda kapal dan seorang navigator yang cekatan. Akhirnya Colombus yakin bukan mustahil menemukan jalan lebih praktis ke daerah Asia di timur dengan cara berlayar ke arah barat melintasi Samudra Atlantik dan dia dengan tekun merintis tekadnya. Tentu saja niat besar ini tidak bakal terlaksana tanpa biaya cukup. Karena itulah Colombus membujuk Ratu Isabella I menyediakan anggaran untuk ekspedisi percobaannya.
Kapalnya melepas sauh pelabuhan Spanyol tanggal 3 Agustus 1492. Melabuh pertama di Kepulauan Canary di lepas pantai Afrika. Membongkar sauh di Kepulauan Canary tanggal 6 September dan berlayar laju arah ke barat. Sebuah pelayaran yang bukan main panjang, sehingga tidak aneh jika para awak kapal merasa ngeri dan kepingin balik saja. Colombus? Tidak! Perjalanan mesti diteruskan, sekali layar terkembang pantang digulung. Dan tanggal 2 Oktober 1492 bagaikan seutas sutera hijau daratan tampak di haluan.
Colombus kembali ke Spanyol bulan Maret berikutnya dari penjelajahan yang dahsyat itu disambut orang dengan penuh penghormatan. Sesudah itu dia melakukan serentetan pelayaran melintas Atlantik dengan harapan menjejakkan kaki di Cina dan Jepang. Tetapi sia-sia! Colombus tetap bersiteguh pada pikirannya bahwa dia sudah menemukan jalur perjalanan ke Asia Timur jauh sebelum orang lain sadar.
Ratu Isabella menjanjikan Colombus jadi gubernur di pulau mana pun yang ditemuinya. Tetapi, selaku administrator dia betul-betul tidak becus sehingga dipecat dari jabatannya dan dikirim pulang ke Spanyol dengan tangan terbelenggu. Tetapi, sesampainya di Spanyol dia dibebaskan hanya saja tak pernah diberi jabatan lagi. Kabar angin mengatakan Colombus mati dalam kemiskinan tanpa ada dana apa pun. Tatkala kematiannya di tahun 1506 --kabar lain lagi-- ada jugalah sedikit harta kekayaannya.

D

De Javasche Bank
Bank komersial sekaligus bank sirkulasi pertama di Hindia Belanda, didirikan pada 24 Januari 1828, yaitu hari Akte pendirian De Javasche Bank disahkan sebagai awal mula beroperasinya De Javasche Bank. Bank ini kemudian pada 1951 dinasionalisasi menjadi milik Indonesia dan diubah menjadi Bank Indonesia pada 1 Juli 1953.
Demak
Adalah kerajaan Islam yang pertama di tanah Jawa, berdiri pada 1518-1550 seolah-olah menggantikan hegemoni Majapahit yang telah runtuh sebelumnya (1478). Pendiri kerajaan ini adalah Raden Patah. Konon dengan dibantu oleh Wali Songo (sembilan wali) keturunan Raja Majapahit dari seorang selir Cina itu, Raden Patah yang juga disebut pangeran Jimbun, memboyong pusaka Majapahit ke pusat kerajaan Demak. Sebagai simbol runtuhnya hegemoni pedalaman dan digantikan oleh kekuasaan pesisir. Melalui Demak inilah, kekuasaan Islam mulai terpancar di seluruh penjuru Jawa, terutama wilayah pesisir. Selain Raden Patah, penguasa Demak yang terkenal adalah Pate Unus (Pati Unus) yang mendapatkan julukan "pangeran sabrang lor" karena serangan besar-besaran yang dilakukannya terhadap Malaka pada 1512-1513 guna memerangi Portugis. Meski gagal, tapi kegigihan Pate Unus cukup menggoyahkan kekuasaan Portugis pada saat itu. Konon dalam serangannya ia membawa Jung raksasa yang digunakannya sebagai semacam kapal induk bagi armadanya.


Divide Et Impera
Taktik Belanda (VOC) di wilayah koloni dengan cara memisahkan masyarakat dalam kelompok-kelompok tertentu sesuai dengan kepentingan VOC. Misalnya kelompok budak dari berbagai etnis suku di luar Jawa, kelompok pedagang dari etnis Cina dsb.

Du Bus de Gisignies
Pada 1825 L.P.J. Du Bus de Gisignies diangkat sebagai Komisaris Jenderal Hindia Belanda menggantikan van der Capellen. Pada saat yang sama dimulai Perang Jawa yang dikobarkan oleh Pangeran Diponegoro. Perang itu mengakibatkan kondisi keuangan Hindia-Belanda menjadi semakin memburuk. Sesuai dengan politik Raja Willem I yang bercap liberal, konsep politik kolonial du Bus sejalan dengan pandangan Willem I, yaitu kebebasan penanaman modal dan peningkatan produksi untuk ekspor sebagai dasar untuk memajukan perdagangan, serta pemberlakuan sistem pajak tanah. Pada masa du Bus ini bank sirkulasi pertama di Hindia Belanda didirikan.

E

East India Company
disingkat (EIC) dan berarti Maskapai Dagang Hindia Timur, adalah maskapai dagang yang didirikan bangsa Inggris pada tahun 1600melalui suatu oktroi yang diberikan oleh Ratu Elizabeth I. Karena hubungan baik bangsa Inggris dengan Sultan Moghul dan raja-raja di pesisir India, pada tahun 1612 maskapai dagang itu mendapatkan ijin untuk berdagang di Surat, Gujarat. Inilah permulaan kekuasaan bangsa Inggris di India dan kemudian meluaskan kekuasaannya hingga wilayah barat Nusantara.

F

Fa Hien
Seorang rahib Buddha dari Cina, singgah di Nusantara pada Desember 412-Mei 413. ia terpaksa mendarat di Jawa karena diterpa angin topan dalam perjalanan dari India menuju ke China.

G

Gontor
Gontor adalah sebuah tempat terletak lebih kurang 3 KM sebelah timur Tegalsari dan 11 KM ke arah tenggara dari kota Ponorogo, Jawa Timur. Pada saat itu Gontor masih merupakan kawasan hutan yang belum banyak didatangi orang. Bahkan hutan ini dikenal sebagai tempat persembunyian para perampok, penjahat, penyamun, pemabuk, dll. oleh karena itu disebut gontor enggon kotor (tempat kotor). Pada tanggal 20 September 1926 bertepatan dengan 12 Rabi’ul Awwal 1345, di dalam peringatan Maulid Nabi, di hadapan masyarakat yang hadir pada kesempatan itu, dideklarasikan pondok Gontor --yang pernah ada sebelumnya lalu berhenti-- oleh tiga bersaudara yaitu Ahmad Sahal, Imam Zarkasyi dan Zainuddin Fannani. Sepuluh tahun kemudian pada 1936 mereka mendirikan Kulliyatul Mu’allimin al-Islamiyyah (KMI) atau Sekolah Guru Islam, tepatnya pada tanggal 19 Desember 1936. Program pendidikan baru ini ditangani oleh Imam Zarkasyi, yang sebelumnya pernah memimpin sekolah serupa tetapi untuk perempuan, yaitu Mu’allimat Muhammadiyah di Padang Sidempuan, Sumatra Utara. Dalam peringatan 10 tahun ini pula tercetus nama baru untuk Pondok Gontor yang dihidupkan kembali ini, yaitu Pondok Modern Darussalam Gontor. Nama ini merupakan sebutan masyarakat yang kemudian melekat pada Pondok Gontor yang nama aslinya Darussalam, artinya Kampung Damai

Arsip Blog